injector yansspeed

Sistem injeksi elektronik sudah menjadi bagian dari mobil masa kini, baik pada mesin bensin maupun diesel.

Agar bekerja dengan optimal, bagian paling vital dari sistem, yaitu injektor harus dirawat. Melalui injektor inilah bahan bakar disemprotkan ke dalam ruang bakar. Seiring waktu dan kondisi, perangkat ini perlu treatment supaya tetap bekerja secara optimal begitu ujar mas yan panggilan akrab dari owner YANS Speed.

Jalur pada injektor sering kali berkerak yang menyebabkan kualitas semprotan tiap injektor berbeda. Akibatnya pernurunan performa dan mesin jadi boros bahan bakar.

“Injektor mesin bensin pada bekerja secara elektris dengan menggunakan magnet yang membuka-tutup katup di dalamnya. Kebersihan saluran pada injektor tentu mempengaruhi aliran bahan bakar yang akan disemprotkannya ke dalam ruang bakar,” terang pemilik beberapa gerai YANS Speed ini. “Faktor lainnya adalah usia perangkat itu sendiri yang mengalami penurunan kemampuan,” lanjutnya.

Kalibrasi injektor dilakukan supaya injektor kembali dapat melakukan tugasnya secara optimal. Tujuannya untuk membersihkan dan menyamakan tekanan pada tiap unit injektor.

Proses kalibrasi ini diawali dengan melakukan proses ultrasonic yakni proses pembersihan saluran injektor yang rata-rata memiliki lobang yang sangat kecil dan lembut.

Proses ini menggunakan aliran listrik yang disambungkan pada setiap injektor di mana pada bagian lobang injektor dialiri bensin/solar . Di sinilah proses pembersihan injektor dimulai.

Proses dilanjutkan dengan melakukan pengetesan masing-masing injektor dengan cara melakukan penyemprotan semburan bensin ke dalam tabung ukur (satu injektor untuk satu tabung). Dalam proses ini terdapat beberapa mode pengetesan mulai dari debit semburan hingga pengabutan. Dengan cara ini didapatkan hasil volume semburan injektor tersebut dalam kurun waktu yang ditentukan.

Apabila pengabutan sempurna dan volume masing-masing tabung sama, maka kondisi injektor dinyatakan bagus. Proses ini dapat dilakukan berulang apabila bentuk pengabutan tidak sama dan volumenya berbeda.

Jika sampai beberapa kali hasilnya tidak baik atau sama volumenya, maka injektor tersebut sudah tidak sempurna lagi dan harus diganti.

Perbedaan hasil semprotan dan pengabutan ini disebabkan oleh sedimen kerak yang sudah terlalu keras dan dapat juga disebabkan oleh perangkat eletrikal maupun mekanikal pada unit injektor.

Penggantian injektor secara parsial (hanya bagian yang tidak sempurna saja) tidak disarankan.

“Penggantian injektor harus dilakukan keseluruhan untuk tiap silindernya, agar performanya berimbang dan hasil yang didapatkannya pun maksimal,” tutup
Bagi pemilik mobil service rutin alias tune up sudah merupakan keharusan jika tunggangan ingin selalu dalam keadaan sehat. Ritual tune up mulai dari ganti oli, stel klep, stel pengapian, bersih2 busi, filter oli/bensin/udara (kalo perlu ganti jika udah waktunya) hingga bersih2 karburator ato throttle body (mesin injeksi) dengan menggunakan cairan/foam adalah hal lazim yang dilakukan oleh bengkel resmi maupun non resmi.

Seiring dengan kemajuan jaman, teknologi mesin mobil semakin lama semakin canggih. Mau tidak mau pihak bengkel pun harus sigap dengan perkembangan mobil masa kini. Salah satunya adalah alat yang bernama kalibrasi injektor. Alat ini berguna untuk mengkalibrasi kinerja injektor agar bekerja secara optimal. Kemampuan injektor untuk menyemprotkan BBM semakin lama semakin turun seiring dengan bertambahnya usia kendaraan. Hal ini menyebabkan performa kendaraan akan menurun. Nah dengan alat ini, injektor akan dikalibrasi kembali kemampuannya mendekati seperti mobil yang baru keluar dari pabrik.

Menurut pihak bengkel yang menyediakan alat ini, langkah menyemprotkan cairan/foam ke lubang throttle body ketika mobil di-tune up masih kurang efektif hasilnya karena kerak2 yang terdapat di lubang injektor tidak ikut rontok. Penyebabnya adalah lubang injektor yang sangat kecil.

Gimana cara kerja alat tersebut ? ketika mobil diservis, injektor akan dilepas kemudian ditaruh di alat itu. Misal mobil anda 4 silinder berarti ada 4 injektor yang dicopot. Pada kalibrasi injektor terdapat bensin plus cairan kimia yang berguna untuk merontokkan kerak. Tahap awal nosel injektor dibersihkan dibantu dengan getaran ultrasonic. Setelah itu kinerja injektor dites dengan cara injektor menyemprotkan semburan bensin ke dalam tabung gelas bening (1 injektor=1 tabung gelas). Pada tahap ini pengetesan dimulai dari beberapa mode penyemprotan misalnya mulai dari debit semburan hingga pengabutan. Nah setelah tabung gelas terisi bensin dilakukan pengukuran volume bensin dilihat dengan cara melihat volume mililiter (ml) yang ada dalam tabung gelas ato bisa juga dengan mengukur ketinggian masing2 tabung gelas. Jika hasilnya volume tiap injektor berbeda2, dilakukan ritual ulang mulai tahap awal lagi selanjutnya uji penyemprotan. Andai volume masih berbeda juga, akan dilakukan tindakan yang sama seperti sebelumnya. Kalo volume masih belum sama juga (meski sudah dilakukan berulang2) berarti kinerja injektor sudah tidak sempurna. Biasanya kasus yang terjadi dari ke-4 injektor yg dites, salah satu injektor volumenya berbeda, artinya injektor tersebut perlu waktunya ganti. Jika masing2 injektor hasil tesnya berbeda2 artinya kinerja ke-4 injektor sudah tidak bagus lagi (karena umur komponen & kerak yang sudah mengeras sehingga sulit dibersihkan) kudu ganti semua injektor dengan yang baru.

Trus kapan sebaiknya melakukan kalibrasi injektor ? tidak ada patokan pasti (tergantung kebutuhan) tapi ada pendapat yang mengatakan sebaiknya tiap 20rb KM ato 1 tahun sekali & dibarengi dengan ganti filter bensin supaya kinerja injektor optimal. Apa sih yang menyebabkan injektor kotor ? penyebab utamanya adalah kualitas bensin yang buruk. Isilah bensin mobil anda di SPBU yang berkualitas misalnya mobil yang minum Premium isi bensinnya di SPBU yang ada logo Pasti Pas. Syukur2 jika mobil anda diisi BBM beroktan 92 ato lebih macam Shell, Petronas ato Total, nosel injektor dijamin lebih bersih. Di samping itu kebiasaan ngisi bensin nunggu kalo indikator bensinnya hampir menyentuh huruf E (empty) juga mempercepat timbulnya kerak di nosel injektor.

Sudah melakukan tune up tapi tarikan koq masih kurang mak nyus ? mungkin saja nosel injektor sudah mampet penyebabnya.kalibrasi injektor yang dibarengi dgn tune up supaya kerja mesin maksimal, hasilnya tarikan mobil terasa enteng & BBM lebih irit. Tertarik untuk mencobanya ? sayangnya tak banyak bengkel yang mempunyai alat ini, Cuma di Yans Speed anda bisa melakukan ritual paket Tune Up Plus ini…

Segera sambangi gerai Yans Speed yang tersebar di area anda