Bahaya Mengganti Oli Over Limit

IMG-20180407-WA0008

Selamat berjumpa kembali para kerabat Yans Speed yang kami hormati.kali ini kami akan membahas seputar residu di ruang oli.akhir akhir ini kami menerima pasien dengan keluhan mesin berlumpur serta volume oli bekas yg sedikit pada waktu penggantian oli mesin.
Tentu saja kami menindak lanjuti masalah ini dengan lebih mendalam.

IMG-20180407-WA0007

kasus seperti ini bisa disebabkan oleh :
1 menggunakan oli dengan mutu yg jelek.
2 menggunakan oli palsu
3 menggunakan oli melewati batas waktu
4 sering bergonta ganti merk oli
5 menggunakan olidibawah spek yg di tentukan

Oli sebaik atau sebagus apapun pastilah ada masa pakainya.Sifat dasar oli mana sebagai pelumas semakin kesini tentu semakin berkembang dari sifat dasar oli tersebut Oli saat ini selain sebagai pelumas juga sebagai pembersih juga sebagai penambah kekuatan dari sifat logam yang terkandung pada mesin.
Saat ini banyak customer yang terpesona oleh merk oli yang mengklaim bisa di pakai sampai 10.000 kilometer atau lebih.stigma ini lah yang harus di beritahukan detail kepada customer atau pemakai oli tersebut.Bagi kami pemakaian oli 10.000 bisa dilakukan 2/3 kali oleh kendaraan tersebut.Karena apa biasanya pada Km 20.000-30.000 pasti telah terjadi kebocran mikro kompresi pada ruang bakar walau pun ini tidak perlu di risaukan oleh para kerabat semua.Penyesuainlah yang di butuh kan untuk menghadapi keadaan tersebut.
Setelah 30.000 KM kami menyarankan untuk mengganti oli pada kilometer kelipatan 5.000.Mengapa demikian rumus pemakaian oli pada kendaraan di jalan raya ialah KM/TIME HOUR/RPM Maksudnya gimana…? Mesin kendaraan kita selain kilometer tentu juga harus memperhatikan Waktu kerja mesin serta putaran mesin yang digunakan.
Contoh kasus Jarak antara BEKASI ke SLIPI kurang lebih 28 kilo.Jika ditempuh pada waktu jalanan kosong tentu dengan laju 100km/jam pasti bisa ditempuh hanya 30 meenit saja.
Tapi bila jam kerja keadaan ini tentu memakan waktu 1-2 jam pada waktu menempuh perjalanan macet tersebut waktu yg ditempuh sama tetapi waktu yang di tempuh berlipat ganda kilometer yang terekam pasti sama 28 km.pada saat itu mesin juga bekerja lebih lama nah tentu ini juga mempengaruhi kinerja oli tersebut.coba dikalikan seminggu atau sebulan selama anda bekerja.
Juga dengan kasus bekasi slipi ini di tempuh dengan ngebut dengan menggunakan RPM yang tinggi jarak tetap sama tetapi Oli dipaksa bekerja keras membilas dan menahan panas yang dihasilkan mesin selama perjalanan tersebut.
Atau jika anda malas terkena macet anda memarkir kendaraan anda di rest area Kilometer pasti tidak berjalan tapi mesin tetap berputar.
Kondisi Macet,Ngebut,Istirahat,inilah yang menjadi acuan mekanik menyarankan penggantian di 5000 KM jadi tidak terpatok pada kilometer.Bisa jadi kilometer yang terbaca pasti jadi berlipat ganda hitungannya jika kita analisa secara real.Inilah yg menyebabkan terjadinya OLI BERLUMPUR atau berkurang drastis pada saat dibuang.Vikositas kekuatan oli tersebut telah hilang dikarenakan menghadapi panas mesin waktu kerja mesin serta bilas pada saat mesin berputar pada RPM tinggi.secara jangka pendek tentu customer di untungkan jika mengganti oli 10.000km tapi secara jangka panjang mobil akan cepat over houl.
Jadi begitulah sedikit pengetahuan tentang oli yang bisa kami sampaikan kepada kerabat Yans Speed semua walaupun jika di jelaskan secara detail masih banyak lagi hal hal yang mempengaruhi oli tersebut.Saran kami setelah 20.000 kilometer ada baiknya mengganti oli hanya pada kelipatan 5.000 KM saja hal ini akan membuat mesin anda tetap prima enteng tarikan serta ber umur panjang.Jangan lupa pakailah oli yang berkualitas bagus seperti CASTROL MAGNATEC yang tentunya harus pas sesuai spesifikasi kendaraan anda.
Semoga bermanfaat dan jangan lupa sambangi segera YANS SPEED grup yg berada di PONDOK BAMBU dan PEKAYON untuk melakukan service dan perbaikan kendaraan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>